5 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai dan Keuntungan Penggunaannya

Non Tunai

Sistem pembayaran dalam bisnis dan transaksi terus berkembang. Dari yang awalnya hanya menggunakan sistem barter atau pertukaran barang dengan nilai yang setara, kemudian muncul uang sebagai alat tukar yang sah di suatu wilayah negara, hingga kini model pembayaran non tunai jadi salah satu yang paling populer. Tentu saja, alat pembayaran non tunai cukup banyak jenisnya, untuk mengakomodir berbagai keperluan transaksi di dalam dunia bisnis.

Pebisnis yang melihat peluang ini juga nampaknya semakin banyak, sehingga penyedia layanan pembayaran non tunai juga berkembang jumlahnya. Semua menawarkan metode pembayaran termudah dengan banyak fitur, sehingga pelanggan bisa melakukan transaksi dengan praktis, cepat, dan tanpa perlu repot mengurus satu dan lain hal.

Untuk melihat apa saja alat pembayaran non tunai yang kini sedang populer dan banyak digunakan, Anda bisa melihat sedikit ulasannya di bawah ini!


Macam-Macam Alat Pembayaran Non Tunai

Pada dasarnya, alat pembayaran non tunai adalah metode yang digunakan untuk menyelesaikan transaksi atau membayar tagihan tanpa melibatkan uang tunai, secara fisik, di dalamnya. Jadi, metode yang digunakan akan memanfaatkan saldo, balance, atau kode tertentu yang memiliki nilai sama dengan nilai tukar mata uang yang berlaku. Beberapa jenisnya antara lain adalah sebagai berikut.


1.   Kartu Kredit

Merupakan satu jenis kartu yang dikeluarkan oleh bank sebagai produknya, yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran non tunai dengan metode hutang. Jadi pengguna pada dasarnya menggunakan jasa bank untuk membayarkan transaksi, dan kemudian pelunasan akan dilakukan di akhir periode tertentu oleh pemegang kartu kredit tersebut.


2.   Kartu Debit

Jika kartu kredit menggunakan metode hutang, kartu debit menggunakan metode yang berbeda. Pembayaran bisa dilakukan dengan kartu debit yang dipegang, dengan menggunakan saldo yang dimiliki di rekening pemegang kartu. Jadi secara langsung, transaksi dapat diselesaikan selama saldo di dalam rekening mencukupi. Tinggal melakukan scan atau gesek ke mesin, lalu masukkan PIN, transaksi selesai.


3.   Cek

Well metode pembayaran ini sebenarnya sudah cukup lama dikenal di dunia bisnis. Cek merupakan surat perintah nasabah pada bank untuk menarik dananya dalam jumlah tertentu atas permintaan nasabah atau nama yang ditunjuk. Nantinya cek dapat dicairkan sejumlah nominal yang tertera oleh pembawa cek, atau yang namanya tertera di dalam cek tersebut.


4.   Transfer Antar Bank

Melakukan pembayaran transaksi juga bisa diselesaikan dengan transfer antar bank. Cara ini awam digunakan di marketplace yang ada di Indonesia, dengan perantara marketplace tersebut. Jadi dana yang ditransferkan biasanya akan ditahan sementara waktu hingga barang diterima oleh pelanggan, baru setelah disetujui dana akan diteruskan.

Transfer antar bank juga mendapatkan pengembangan berupa penggunaan virtual account. Akun virtual ini merupakan kode unik yang dibuat oleh pemilik toko, untuk melakukan transfer dalam mode yang lebih praktis. Ketika memasukkan nomor rekening virtual ini, tagihan akan langsung muncul lengkap dengan detail barangnya. Jadi tinggal memasukkan PIN, dan eksekusi, transaksi akan selesai dalam waktu singkat.


5.   Alat Pembayaran Non Tunai dengan E-Money

Layanan dompet digital juga sekarang ini jadi salah satu metode paling banyak digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran. Intinya, seorang pelanggan akan memiliki akun pada layanan tertentu, yang dapat diisi sejumlah saldo, yang dapat digunakan untuk membayar tagihan yang masuk setelah transaksi di merchant atau marketplace yang sudah menyediakan pembayaran dengan metode tersebut.


Lalu Apa Keuntungannya?

Sebenarnya mungkin banyak sekali dari Anda yang sudah menggunakan metode pembayaran non tunai ini pada skala sehari-hari. Beberapa keuntungan sebenarnya sudah Anda nikmati, dan membuat transaksi berlangsung jauh lebih efisien.


  1. Praktis, efisien, dan tidak ribet, pertama tentu adalah transaksi menjadi jauh lebih praktis dan efisien. Anda tak perlu membawa uang pas, tak perlu repot mengurus kembalian, dan sebagainya. Semua bisa diselesaikan dengan pembayaran sesuai dengan nominal yang ditagihkan dengan cepat.
  2. Resiko keamanan ditekan, tanpa perlu membawa uang dalam jumlah banyak untuk transaksi, tingkat resiko keamanan bisa ditekan. Tentu saja, alat pembayaran non tunai ini juga memiliki metode perlindungan data yang sangat ketat, karena melibatkan data-data penting dari pelanggan.
  3. Tracking pengeluaran, salah satu cara efisien dalam mengelola keuangan adalah memiliki catatan lengkap untuk pengeluaran dan pemasukan. Dengan transaksi non tunai, semua data terkait pengeluaran atau pemasukan akan tercatat secara detail.
  4. Benefit penggunaan, secara praktis layanan-layanan pembayaran non tunai juga memberikan berbagai promo dan potongan harga menarik. Benefit seperti ini diberikan agar cashless society bisa segera terwujud, dan transaksi menjadi makin praktis.
  5. Pencatatan lebih mudah, tak hanya dari sisi pelanggans aja, namun sebagai pengelola bisnis ketika tersedia layanan pembayaran non tunai, Anda bisa memiliki catatan transaksi lebih lengkap, detail, dan aktual. Jadi ketika dipindahkan ke buku besar, Anda tinggal mengimpornya saja dari data yang sudah dimiliki.

 

Untuk pelaku bisnis rasanya menyediakan akomodasi untuk alat pembayaran non tunai sudah menjadi satu keharusan. Hal ini bisa dengan mudah terwujud dengan menggunakan layanan Jokul by DOKU, yang dapat mengakomodir berbagai jenis pembayaran online dan non tunai. Jadi bisnis Anda bisa fokus berkembang tanpa harus takut kehilangan riwayat transaksi yang sudah terjadi. Segera integrasikan bisnis Anda dengan layanan Jokul, dan nikmati semua benefitnya!

 


Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Ceyron Louis

A web designer from India. And then you write some more information about yourself like this to fill out the space that is left.

0 komentar:

Posting Komentar